Beranda Kriminal Dua Anggota Geng Motor Dibekuk Polres Sumedang Usai Aniaya Dua Warga

Dua Anggota Geng Motor Dibekuk Polres Sumedang Usai Aniaya Dua Warga

oleh nur aini

NTMC POLRI РDua anggota geng motor diringkus aparat Polres Sumedang setelah melakukan penganiayaan terhadap dua warga di Dusun Cigalagah, Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang pada Minggu (1/11/2020) pukul 02.00 WIB.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto mengatakan saat melakukan penyerangan para pelaku menggunakan sepeda motor secara berbocengan.

Peristiwa itu terjadi saat kedua pelaku berinisial AS (26) dan W (25) bersama enam orang temannya yang sesama anggota geng motor akan melakukan balas dendam terhadap salah satu geng motor lain. Namun aksi tersebut salah sasaran hingga menyasar warga sekitar yang sedang ada dilokasi.

“Jadi, geng motor ini dari arah Kecamatan Paseh menuju Kecamatan Buah Dua, konvoi dengan membawa alat-alat untuk melakukan penganiayaan,” kata Eko, Selasa (3/11/2020).

Eko menyebut awalnya anggota geng motor ini akan menyerang salah satu geng motor lainnya. Namun saat dilokasi para pelaku tidak menemukan anggota geng motor yang di cari, sehingga warga yang berada di lokasi kejadian menjadi sasaran geng motor tersebut.

“Mereka menganiaya korban atas nama Hendi (32) dan Teguh (30), di mana keduanya ini setelah diklarifikasi bukanlah anggota geng motor,” katanya.

Pelaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan balok dan pedang hingga korban bernama Hendi mengalami luka sobek pada kepala dan Teguh mengalami luka memar pada tangan akibat menangkis balok yang akan menyasar pada dirinya.

“Korban saat ini sudah sembuh setelah berobat di rumah sakit dan sudah pulang ke rumahnya dan saat ini sudah membaik,” ucap Eko.

Eko mengaku, saat ini pihaknya telah mengamankan delapan orang geng motor tersebut. Dua di antaranya ditahan sedangkan enam orang lainnya dilepaskan karena tidak terbukti melakukan penganiayaan.

“Kita amankan delapan orang, namun berdasarkan hasil pemeriksaan saksi hanya dua orang yang terbukti melakukan penganiayaan. Dia yang membawa balok dan pedang yang ditahan,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 170 ayat 1 KUHP subsider pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

Related Articles