Beranda Kriminal Miliki 2kg Sabu, Sales Mobil di Kupang Diciduk Polisi

Miliki 2kg Sabu, Sales Mobil di Kupang Diciduk Polisi

oleh nur aini

NTMC POLRI – Sat Resnarkoba Polda NTT mengamankan seorang pria bernama Ebit atas kepemilikan dua kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Ebit ditangkap di kediamannya di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang dengan barang bukti narkoba jenis shabu seberat 2,235 gram

Direktur sat Resnarkoba Polda NTT Kombes Pol Indra Napitupulu mengatakan bahwa penangkapan terhadap Ebit yang berprofesi sebagai penjual mobil di Kota Kupang, NTT tersebut dilakukan hasil dari pengembangan kasus narkoba yang sudah lakukan penangkapan pengedar sebelumnya pada Oktober lalu.

PKronologi penangkapan bermula saat polisi memeriksa Ruben Ratu seorang pengawai honor di dinas perhubungan kota Kupang yang ketahuan membeli narkoba jenis sabu dengan harga Rp2,5 juta.

Indra menjelaskan awalnya pihak kepolisian tak menemukan barang bukti saat dilakukan pengeledahan di rumah Ebit. Saat itu Ebit berdalih bahwa tak memiliki barang bukti tersebut.

“Namun saat polisi hendak menggiringnya ke Mapolda NTT, tiga paket sabu-sabu pesanan Ebit tiba dengan jasa pengiriman Lion Parcel dari Surabaya,” tutur dia.

Ebit pun tak bisa berkutik, dan saat pemeriksaan Ebit mengaku bahwa dirinya memesan sabu-sabu itu karena diminta oleh Garry Baria yang merupakan seorang pengusaha rental mobil.

Polisi juga terus mengembangkan kasus itu, sehingga muncul nama baru yakni Muhammad Majid, seorang penyedia narkoba jenis sabu-sabu yang berdomisili di Surabaya, Jawa Timur.

Polisi kemudian mengejar Muhammad Majid di Surabaya dan menangkapnya di hotel Zest Jemusari Kecamatan Trenggilis Mejoyo, Kota Surabaya.Dari tangan polisi mengamankan 26 paket sabu sebanyak 76,826 gram, pipet kaca dan HP merk oppo.

“Barang bukti disembunyikan dalam celana dalam tersangka dan hasil tes urine pun positif,” tandas Direktur Resnarkoba Polda NTT.

Lebih lanjut ujar dia, total ada enam tersangka jaringan narkoba jenis sabu-sabu di tiga kota yakni di Belu, Kota Kupang dan Surabaya.

Keenam pengguna dan pengedar narkoba ini berasal dari berbagai profesi seperti kontraktor, pelaku bisnis online, pengusaha jual beli mobil bekas, pelaku rental mobil dan honorer Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Related Articles